TIK Kelas XI

Domain Name System(DNS)

Nama domain (domain name) adalah nama unik yang diberikan untuk mengidentifikasi nama server computer, seperti web server atau e-mail server di jaringan computer ataupun Internet. Domain berfungsi mempemudah pengguna di Internet untuk melakukan akses ke server dan mengingat server yang dikunjungi dibandingkan harus mengenal deretan nomor atau yang dikenal dengan IP address. Nama domain juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs, contohnya Wikipedia.org, dan yahoo.com.Computer yang terhubung dengan jaringan internet memiliki nomor unik untuk dapat berkomunikasi satu dengan lainnya. Nomor unik sebagai bahasa komunikasi yang digunakan disebut dengan protocol, yaitu protocol TCP / IP (Transmision control protocol/internet protocol). Nomor unik tersusun atas 32 bit yang dibagi menjadi 4 segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit yang dipisahkan oleh titik. Angka yang diisikan antara 0.0.0.0 sampai dengan 255.255.255.255. jadi, nomor unik yang tersedia sekitar 2555x255x255x255 sama dengan 4.288.250.625. untuk mengingat banyak nomor unik (IP address) tidaklah mudah. Misalnya, alamat IP untuk website www.google.com adalah 64.233.189.104. untuk menggantikan nomor unik, dibuatlah nama domain yang bertujuan untuk memudahkan dalam mengingat sebuah alamat computer atau website. Contoh nama domain www.yahoo.com yang merupakan symbol angka dari IP address 209.131.36.158.

Top Level Domain

Domain memiliki tingkatan atau hierarki untuk memudahkan dalam pengidentifikasian. Top devel domain (Tdl) adalah level domain yang terletak pada level satu. Tld dibagi menjadi duakelompok, yaitu:

  1. gTLD (generic top level domain) yaitu domain yang terdiri atas berbagai jenis domain umum.

Table 1.1 gTLD dan penggunaannya

gTLD

Penggunaan

com Komersial
Net Penyedia jasa jaringan internet
Org Organisasi non komersial
Info Situs informasi
Biz Bisnis
Coop Kalangan koperasi
Aero Maskapai penerbangan
Museum Museum atau pihak yang bersangkutan dengan museum
Name Domain individu
Pro Kalangan professional
Edu Lembaga pendidikan Amerika
Gov Lembaga pemerintahan Amerika Serikat
Int Organisasi internasional
mil Kemiliteran Amerika Serikat

  1. ccTLD Negara (country code Top Level Domain), yaitu domain yang digunakan berdasarkan geografis dari suatu negara.

Table 1.2 ccTLD dan Negara yang menggunakannya

ccTLD

Penggunaan

Id Indonesia
My Malaysia
Fr Perancis
Sg Singapura
Uk Inggris
Ru Rusia
Us Amerika serikat
jp Jepang

Second level domain

Second level domain adalah nama domain internet yang berada pada level kedua. Misalnya sebuah domain www.erlangga.net, maka yang disebut dengan second level domain adalah “erlangga”. Dan top level domain adalah “net”. Di Indonesia, untuk second level domain yang tergolong kepada country domain ditentukan dengan cara tertentu, misalnya domain www.smun47-jkt.sch.id. Second level domainnya adalah sch.id.

Third level domain

Third level domain adalah domain yang ada pada level tiga. Nama domain ini diletakkan sebelum second level domain. Misalnya mail.yahoo.com, mail adalah domain level 3. Di Indonesia, contoh dari third level domain adalah smun47-jkt.sch.id, sman47-jkt adalah domain level 3.

Badan Pengatur Standar Internet

Pengalokasian IP address dikelola oleh sebuah badan yang bernama internet network information center (internic) yang beralamat di http://www.internic .net. penggunaan domain dimulai pada tahun 1993 ketika internic didirikan untuk menjalankan layanan pendaftaran domain. Nama domain mulai diperjual belikan pada tanggal 14 September 1995. Nama domain dikelola oleh sebuah lembaga nonprofit dibawah pemerintah Amerika Serikat yang bernama internet corporation for Assignet names and number (Icann) lembaga ini bertanggungjawab dalam hal fungsi internet secara teknis, termasuk dalam pengelolaan system penamaan domain. Untuk membantu tugasnya, Icann menunjuk lembaga lain untuk mengelola nama domain yang disebut registrar. Tugas registrar adalah menerima pendaftaran dan mengelola database domain pendaftar.

Internet diakses oleh banyak pengguna, sehingga perlu suatu penanganan secara professional terhadap desain system komunikasi internet networking. Para pakar internet juga menyadari bahwa tak ada jaringan tunggal yang mampu melayani seluruh pengguna, tetapi para pengguna menginginkan interkoneksi yang universal. Untuk menghadapi hal tersebut, dikembangkan protocol TCP/IP.  TCP/IP digunakan untuk berkomunikasi antar jaringan dengan teknologi sistemkomputer dan system operasi yang berbeda-beda. Sifat dari internet yang universal (dapat diakses oleh semua pengguna di dunia), perlu suatu peraturan dan pengontrolan, serta standarisasi protocol yang digunakan. Badan-badan yang mengatur standar internet adalah sebagai berikut.

1. Internet society (ISOC)

Didirikan pada tahun 1992, dengan tugas dan fungsi bertanggungjawab dalam teknologi internet dan aplikasi-aplikasi yang ada di internet. Badan ini memfasilitasi, mendukung, serta mempromosikan pertumbuhan internet sebagai infrastruktur global untuk penelitian. Selain mengatur masalah teknis, ISOC juga ikut mengatur internet dalam aspek politik dan social jaringan internet, dan memasyarakatkan internet kepada dunia.

2. Internet Architecture Board (IAB)

Badan ini merupakan badan koordinasi dan penasehat teknis ISOC, dengan tugas dan fungsi bertanggungjawab dalam enilaian yang telah terlaksana dan menentukan standar akhir internet. IAB memiliki otoritas untuk menerbitkan dokumen standar internet yang dikenal dengan RFC (Request For Comment). IAB juga bertugas untuk mengatur angka-angka yang digunakan dalam protocol internet, yaitu penomoran port TCP, kode protocol IP, dan tipe hardware ARP yang didelegasikan kepada lembaga yang bernama IANA (Internet Assignet Number Authority).

3. Internet Engineering Task Force (IETF)

Memiliki tugas dan fungsi membentuk standar internet. Pekerjaan yang dilakukan IETF diantaranya pengaturan aplikasi routing dan addressing, serta keamanan computer. Untuk mengatur kerja, IETF membentuk badan yang disebut IESG (internet Engineering Sreering Group).

4. Internet Research Task Force (IRTF)

IRTF adalah badan standar internet yang memiliki tugas dan fungsi melakukan riset-riset untuk jangka panjang. Semua hasil riset dikumpulkan dan diaplikasikan untuk penyempurnaan jaringan internet.

Tata Cara Akses Internet

Untuk dapat mengakses internet, selain perangkat keras modem dan line telepon atau modem kabel, diperlukan jasa dari perusahaan yang member layanan akses internet, yang disebut dengan internet service provider (ISP). ISP berperan memberikan jasa layanan akses internet, baik untuk personal maupun corporate (perusahaan), untuk computer pribadi maupun dalam bentuk jaringan.

Penggunaan model dial-up untuk akses internet dapat menggunakan jasa akses internet dari ISP Telkomnet tanpa harus mendaftar terlebih dahulu (instan). Akses internet dari ISP telkomnet instan dihitung dengan system time based. Sedangkan perusahaan ISP lainnya mengharuskan pelanggan untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu (registrasi), kemudian ISP tersebut akan memberikan user ID dan password (account information). User ID disebut juga dengan account pelanggan, yang merupakan identitas yang didaftarkan ke pnyelenggara penyedia jasa akses internet. User ID ini digunakan untuk melakukan login akses internet dan diikuti dengan memasukkan password (kata sandi).

Bedasarkan sifatnya, ISP dibagi menjadi dua.

1. ISP tertutup

ISP tertutup adalah ISP yang memberikan layanan akses internet hanya pada jaringan local dalam lembaga yang bersangkutan. Misalnya, ISP pada Universitas Brawijaya dan Universitas Indonesia

2. ISP terbuka

ISP terbuka adalah ISP yang memberikan layanan akses Internet untuk masyarakat luas. Misalnya ISP Telkom, CBN, dan Indosatnet yang memberikan layanan akses Internet bagi instansi pemerintah, swasta, dan personal.

Biaya Internet

System perhitungan biaya berlangganan akses internet melalui ISP dibagi menjadi tiga kategori, yaitu sebagai berikut:

1. Volume Based

Volume based adalah perhitungan biaya akses internet yang bergantung pada jumlah data yang diambil dari internet.pada beberapa penyedia jasa layanan dihitung pula berdasarkan jumlah data yang dikirim dari computer kita. Biasanya, volume based digunakan pada akses internet melalui operator telepon seluler berbasis GSM dengan teknologi GPRS dan telepon seluler WCDMA dengan teknologi 3G. Hitungan biaya dilakukan dengan berdasarkan kelipatan kilobyte (kb) data yang dialirkan.

2. Time Based

Time Based adalah perhitungan biaya akses internet yang bergantung pada waktu yang digunakan dalam mengakses internet. Umumnya, layanan ini digunakan pada line telepon rumah atau perkantoran.

3. Flat Rate/Unlimited

Flat rate adalah perhitungan biaya akses internet yang tidak bergantung pada jumlah data yang diambil atau waktu akses internet. Flat rate menggunakan biaya yang tetap setiap bulannya pada penggun, tanpa dibatasi oleh jumlah data yang diambil, dikirim, atau waktu yang digunakan.

Layanan ISP

Kebutuhan akan informasi yang cepat merupakan pendorong munculnya berbagai layanan ISP untuk akses Internet. Berdasarkan kebutuhan informasi yang cepat, komunikasi, dan hiburan, ISP berusaha memberikan layanan secara maksimal. Layanan ISP tersebut adalah:

1. Dial-Up

Dial-up adalah layanan akses internet dengan menggunakan modem dial-up yang dihubungkan pada line telepon. Penggunaan akses dial-up ini dibagi menjadi empat, yaitu:

  • Personal dial-up, penggunaan yang ditujukan untuk perorangan yang membutuhkan akses internet seperlunya. Dalam layanan dial-up, beberapa ISP mengenakan biaya abonemen, seperti : Indosat, Centrin, dan CBN.
  • Corporate dial-up, penggunaan yang ditujukan untuk keperluan perusahaan atau perkantoran yang penggunaan internetnya cukup tinggi.
  • Night Server Access, penggunaan yang ditujukan untuk akses internet pada tengah malah hingga personalagi hari, tetapi tidak semua ISP memiliki layanan ini.
  • LAN dial-up ISDN, penggunaan akses internet dengan kecepatan tinggi (broadband) melalui jaringan telepon digitial.

2. Mobile Access

Mobile Access adalah layanan akses internet melalui telepon seluler. Layanan ini memberikan kemudahan dalam mengakses internet dimanapun kita berada dalam area operator telepon seller. Selain itu, akses internet dapat dilakukan melalui notebook atau laptop yang dihubungkan pada handphone dengan menggunakan kabel data, Bluetooth, dan infrared, serta dari PDA (Personal Digital Assistant)

3. Hostspot

Hotspot adalah layanan akses internet pada lokasi-lokasi tertentu, seperti di mall, kafe, dan bandara. Koneksi yang digunakan menggunakan teknologi WiFi yang sudah terdapat pada laptop atau notebook.

4. Wireless

Wireless adalah layanan akses internet tanpa kabel. Pada teknologi wireless, anda tidak dikenakan biaya telepon, tetapi hanya biaya pemakaian internet saja. Contoh teknologi ini adalah WiMax.

5. Dedicated Connection

Dedicated connection adalah layanan akses internet 24 jam setiap hari selama 7 hari. Layanan ini digunakan untuk akses melalui kabel serap optic, jaringan TV kabel, wireless, satelit, dan telepon rumah. Untuk berlangganan, anda harus menghubungi ISP dan penyedia akses jaringan TV kabel atau satelit. Saat ini ISP juga merangkap sebagai penyedia jaringannya.

Perbedaan Internet dan Localhost

Perbedaan internet dan localhost. Internet singkatan dari interconnected Network, yaitu server jaringan global yang dapat diakses oleh seluruh computer yang ada di dunia dengan IP (IP Address Class) yang berbeda-beda. Localhost adalah server jaringan local yang dapat diakses oleh computer pada jaringan local tertentu dengan kelas IP (IP Address Class) yang sama.

Untuk mengakses internet dan localhost dilakukan dengan menggunakan bahasa protocol yang sama, yaitu HyperText Transfer Protocol (HTTP). Web host internet disimpan pada computer yang dapat diakses oleh seluruh computer yang terhubung jaringan internet. Pada web host internet, kita dapat meletakkan informasi-informasi, data-data, file-fle sehingga dapat diases oleh siapa saja dengan cara-cara tertentu. Sebelum menyimpan informasi pada web host internet, kita diharuskan memiliki domain, yaitu Top Level Domain (TLD). Untuk pelayanan TLD ini dikelola oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) di http://www.pandi.or.id. Sedangkan pada localhost, kita dapat membut domain virtual sendiri dengan alamat IP default 127.0.0.1 dan domain default localhost.

Akses Internet dan Localhost

Cara untuk mengakses internet dan localhost adalah sama. Protocol komunikasi yang digunakan adalah protocol TCP/IP (Transmission Control Protocol/internet protocol).

Membuat Localhost

Localhost dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang interaktif. Kita dapat membuat localhost pada computer server sehingga dapat diakses oleh seluruh computer jaringan local. Untuk membuat localhost terdapat beberapa software yang dibutuhkan, misalnya pada system operasi windows 2000 server atau windows 2003 server dengan menggunakan Internet Information Server (IIS) yang sudah terintegrasi. Selain itu, kita dapat pula memanfaatkan software server Apache yang dapat didownload gratis melalui alamat http://www.apache.org. apache dapat diinstall pada system oprasi windows 98, XP, 2000, dan 2003

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.
5 Responses
  1. setya says:

    ini kh materi ulanganx bos ,,,,,????

  2. admin says:

    Iya ini materinya nanti msh ada lg nyusul sedikit sisanya

  3. Pak , yang soal UTS masuk gaa ?

  4. Abdul Muis says:

    iya masuk semua soal uts

  5. gmna Pak ?
    soal UTSnyaa gaa adaa :(
    Share lwt sini doong :(

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>